Senin, 25 Februari 2013

Tingkatan Memori



Kembali pada mata kuliah psikologi umum..
kali ini kita membahas tentang tingkatan memori.. hmm..

memori telah menjadi salah satu pokok bahasan dalam psikologi kognitif. Psikologi kognitif adalah pendekatan psikologi yang memusatkan perhatian pada cara kita merasakan, mengolah, menyimpan dan merespons informasi.
Menurut Richard Atkinson dan Richard Shiffrin (dalam Matlin, 1998), ingatan disimpan dalam tiga sistem penyimpanan informasi, yaitu memori sensori (sensory memory), memori jangka pendek (short term memory), dan memori jangka panjang (long term memory).


1.  Memori Sensoris
Memori sensoris adalah ingatan yang berkaitan dengan penyimpanan informasi sementara yang dibawa oleh pancaindera. Setiap pancaindera memiliki satu macam memori sensoris. Memori Sensoris adalah informasi sensoris yang masih tersisa sesaat setelah stimulus diambil. Jadi, di dalam diri manusia ada beberapa macam sensori-motorik, yaitu sensori-motorik visual (penglihatan), sensori-motorik audio (pendengaran), dan sebaganya.  Memori sensorik cukup pendek, dan biasanya akan menghilang segera setelah apa yang kita rasakan berakhir. Sebagai contoh, ketika anda melihat. Kita melihat ratusan hal ketika berjalan selama beberapa menit. Meskipun perhatian tertuju oleh sesuatu yang anda lihat, itu segera terlupakan oleh sesuatu yang lain yang menarik perhatian anda di antara sekian banyak yang ditangkap indera penglihatan.
Ketika kita mendengar sesuatu, melihat sesuatu, atau meraba sesuatu, informasi-informasi dari indera-indera itu diubah dalam bentuk impuls-impuls neural (bentuk neuron) dan dikirim ke bagian-bagian tertentu dari otak. Proses tersebut berlangsung dalam sepersekian detik.
Sebenarnya memori sensoris berkapasitas besar untuk menyimpan informasi, akan tetapi yang disimpan tersebut cepat sekali menghilang, dikatakan bahwa informasi tersebut akan menghilang setelah sepersepuluh detik, lalu akan menghilang sama sekali setelah lewat dari satu detik.
Keberadaan memori sensoris mempunyai peran yang penting dalam hidup manusia. Orang harus menaruh perhatian pada suatu informasi bila informasi itu harus diingat. Dengan begitu ada proses seleksi dari kesadaran, mana informasi yang diperlukan dan mana yang tidak.

2.  Ingatan Jangka Pendek
Ingatan jangka pendek atau sering disebut dengan short-term memory atau working memory adalah suatu proses penyimpanan memori sementara, artinya informasi yang disimpan hanya dipertahankan selama informasi tersebut masih dibutuhkan. Ingatan jangka pendek adalah tempat kita menyimpan ingatan yang baru saja kita pikirkan. Ingatan yang masuk dalam memori sensoris diteruskan kepada ingatan jangka pendek. Ingatan jangka pendek berlangsung sedikit lebih lama dari memori sensoris, selama anda menaruh perhatian pada sesuatu, anda dapat mengingatnya dalam ingatan jangka pendek.
Dari ingatan jangka pendek ini, ada sebagian materi yang hilang, sebagian lagi diteruskan ke dalam ingatan jangka panjang. Jika kita mengingat kembali akan suatu informasi, informasi dari ingatan jangka panjang tadi akan dikembalikan ke ingatan jangka pendek. Misal, pada nomor telepon yang telah anda ulang terus sampai anda bisa menuliskannya, dan nomor tersebut akan tetap tersimpan dalam memori anda selama anda aktif memikirkannya. Jika anda berhenti memberikan perhatian pada itu, maka akan terhapus dalam waktu 10-20 detik. Dalam rangka untuk mengingat sesuatu berikutnya, otak mentransfernya ke memori jangka panjang. Proses mengingat nomor telepon, pada kenyataannya, suatu cara untuk memindahkan nomor dari  memori jangka pendek ke memori jangka panjang.
Jumlah informasi yang bisa disimpan dalam memori jangka pendek sangat terbatas. Hanya lima hingga sembilan informasi saja yang dapat berada dalam memori jangka pendek sekaligus. Setiap kali anda memberikan perhatian ke informasi baru yang berasal dari memori sensorik, Anda harus mendorong keluar sesuatu yang telah anda perhatikan sebelumnya. Misalnya, jika ada sesuatu yang mengganggu konsentrasi anda ketika berlatih mengulang nomor telepon sebelum informasi nomor tersebut mencapai ke memori jangka panjang, maka informasi akan terlempar keluar dan anda harus melihat dan  mengingat kembali.
Ingatan jangka pendek terdiri dari tiga unit terpisah; putaran fonologi (phonological loop), gambaran penglihatan-ruang (visuo-spatial sketchpad), dan pelaksana pusat (central executive).
Putaran fonologi menyimpan dan mengingat kembali kata-kata yang saat itu sedang dipikirkan. Baddeley (1975) dalam penelitiannya, meminta partisipan mengingat kembali beberapa daftar pendek berisi kata-kata secara berurutan. Ia menemukan bahwa partisipan mampu mengingat kata-kata yang mereka sebutkan dalam dua detik. Kesimpulannya, putaran fonologi dapat menyimpan kata dengan baik dalam dua detik.
Gambaran penglihatan-ruang adalah ketika kita membentuk citra/gambaran mental tentang sesuatu. Gambaran penglihatan-ruang juga berperan dalam tugas-tugas spasial, misalnya mencari jalan memutar dan menentukan jarak.
Ingatan jangka pendek bukan hanya sebuah tempat penyimpanan ingatan sementara, tetapi juga lokasi berpikir secara aktif, tempat menyaring, memilah, dan menggabungkan informasi lama dengan informasi yang baru, lalu mengambil keputusan. Proses ini disebut penemuan mental.  Penemuan mental merupakan salah satu fungsi terpenting dalam ingatan jangka pendek. Misalnya, bayangkan sebuah segitiga, lingkaran, dan empat persegi panjang. Gabungkan ketiganya, gambarlah objek yang anda ciptakan tersebut. Kini, secara mental anda telah menciptakan objek baru yang meungkin menyerupai atau tidak menyerupai objek yang anda kenal. Proses kreatif ini merupakan versi sederhana seorang seniman atau musisi dalam menciptakan karyanya.

3.  Ingatan Jangka Panjang
Ingatan jangka panjang (long term memory) adalah suatu proses memori atau ingatan yang bersifat permanen, artinya informasi yang disimpan sanggup bertahan dalam waktu yang sangat panjang. Kapasitas yang dimiliki ingatan jangka panjang ini tidak terbatas. Memori jangka panjang adalah gundangnya informasi yang dimiliki oleh manusia. Ingatan jangka  panjang berisi informasi dalam kondisi psikologis masa lampau, yaitu semua informasi yang telah disimpan, tetapi saat ini tidak sedang dipikirkan.
Informasi yang disimpan dalam ingatan jangka panjang diduga dapat bertahan dalam waktu yang panjang bahkan selamanya. Kehilangan ingatan pada ingatan jangka panjang ini hanya dimungkinkan apabila seseorang mengalami kerusakan fungsional dari sistem ingatannya.
Proses masuknya informasi ke dalam ingatan jangka panjang tetap melalui tahap memori sensoris. Pada tahap ini informasi dari luar yang diterima oleh indera diubah menjadi impuls-impuls neural sesuai dengan masing-masing fungsi indera, kemudian impuls-impuls neural yang mengandung informasi ini diteruskan ke ingatan jangka pendek. Setelah informasi masuk ke dalam ingatan jangka pendek, di seleksi sedemikian rupa mana yang dianggap penting dan tidak, kemudian diteruskan ke ingatan jangka panjang.
Sebelum masuk ke ingatan jangka panjang, informasi yang telah disaring pada ingatan jangka pendek, perlu dilakukan proses semantic atau imagery coding. Dalam proses ini arti dari informasi dianalisis lebih jauh lagi. Misalnya saat kita mendengar seseorang yang mengatakan, Atun dihina oleh Nana sampai sakit hati, maka kita tidak hanya mengerti arti masing-masing kata dalam kalimat tersebut, tetapi kita juga berusaha mengerti apa yang terjadi sebenarnya dari keseluruhan kalimat tersebut. Sebaliknya bila kita mendengar kata-kata lain yang unsurnya sama, seperti Nana dihina Atun sampai sakit hati, maka kita tahu bahwa yang terjadi sekarang berbeda dari yang pertama. Dalam kedua kalimat tersebut kalau kita mengingat arti dari kata-kata dalam keseluruhan kalimat itu, maka kita sedang melakukan semantic coding; tetapi kalau kita membayangkan reaksi dari Atun atau Budi dalam peristiwa itu, maka kita melakukan imagery coding.
Jadi, ingatan jangka panjang akan melakukan penyaringan informasi berdasarkan arti dari informasi tersebut, makna, keadaan emosi, gambaran akibat dan sebagainya, oleh karena itu penyimpanan informasi dapat berlangsung secara permanen.
Tujuan sebuah informasi dimasukkan ke dalam memori jangka panjang adalah untuk Anda ingat selamanya. Hebatnya, ingatan yang telah tersimpan dalam ingatan jangka panjang bisa anda munculkan kembali saat Anda menginginkannya. Kemampuan mengenang atau menarik ingatan kembali ini disebut recall memory. Ketika seseorang yang anda sayangi pergi dari sisi anda, mungkin anda akan mengingat kembali kenangan-kenangan yang tersimpan dalam memori jangka panjang Anda. Anda dapat mengingat dengan sangat detil bahkan tanpa Anda sadari bahwa Anda telah menyimpan informasi tersebut
a)   Ingatan Deklaratif dan Ingatan Prosedural
Dalam upaya memanggil kembali ingatan dari Ingatan jangka panjang dibedakan menjadi dua, yaitu ingatan jangka panjang eksplisit (ingatan deklaratif) dan ingatan jangka panjang implisit (prosedural). Ingatan jangka panjang eksplisit (ingatan deklaratif) adalah ingatan yang kita munculkan kembali ke kesadaran untuk digunakan dengan sengaja, artinya ketika berusaha mengingat sesuatu kita melakukannya dengan sadar. Wilayah dari otak dimana ingatan deklaratif disimpan adalah lobus temporal. Ada dua bentuk dasar ingatan deklaratif: episodik dan semantik. Ingatan Episodic dihubungkan dengan waktu tertentu dan tempat, dan bisa dianggap kenangan pribadi, seperti pengalaman dari peristiwa tertentu. Ingatan Semantic adalah memori yang berkaitan dengan penyimpanan informasi faktual yang tidak terkait dengan pengalaman tertentu.
Ingatan jangka panjang implisit (ingatan prosedural) adalah kebalikan dari ingatan eksplisit, yaitu ingatan yang memungkinkan kita mengerjakan sesuatu tanpa harus berpikir. Contohnya saat kita berjalan atau berbicara, dalam aktivitas ini kita tidak lagi direpotkan bagaimana kita me-recall ingatan jangka panjang kita tentang kata-kata, cara merangkai kata, arti kata, cara melangkah, dan lain sebagainya, hal ini berjalan secara otomatis tanpa harus menghadirkan kesadaran dari kita.
Ingatan prosedural tidak mudah untuk dijelaskan. Ingatan prosedural ini tidak hanya dimiliki manusia, melainkan dimiliki oleh semua makhluk yang mempunyai kemampuan belajar, misalnya binatang yang mengingat bagaimana caranya melakukan akrobat di sirkus. Dengan ingatan prosedural tanpa sadar dan berpikir kita bisa melakukan sesuatu. Ingatan prosedural digunakan dalam hal-hal seperti naik sepeda, belajar mengetik, belajar memainkan alat musik atau belajar berenang. Kita dapat mengendarai mobil dari satu tempat ke tempat lain sepanjang hari tanpa menyadari proses mengemudi hampir sepanjang waktu, dan benar-benar aman. Sekali sebuah ingatan prosedural telah dilatih secara mental atau dipraktekkan secara fisik sampai dengan kuat dalam ingatan jangka panjang, bisa tahan sangat lama. Sebagai contoh, anda masih bisa naik sepeda setelah terakhir kali anda melakukannya bertahun-tahun yang lalu.

b)  Ingatan Episodik dan Ingatan Semantik
Para ahli di bidang ingatan ini membagi ingatan jangka panjang menjadi ingatan episodik dan ingatan semantik. Ingatan episodik adalah ingatan tentang peristiwa-peristiwa, sedangkan ingatan semantik adalah ingatan atau pengetahuan kita tentang fakta-fakta.
Ingatan episodik (tentang peristiwa) dan ingatan semantik (fakta) diolah di ingatan bagian otak yang berbeda. Adalah Tulving, seorang ahli di bidang ingatan, membuat sebuah eksperimen untuk mengetahui bagian otak yang mengolah ingatan episodik dan ingatan semantik. Dalam eksperimennya, emas radioaktif disuntikkan ke dalam aliran darahnya sendiri. Lebih dari 250 detektor radiasi ditempatkan di sekitar kepalanya, sehingga bisa diamati ke mana saja darah yang mengandung radioaktif tersebut mengalir di dalam otaknya. Ia menemukan bahwa ketika mengingat peristiwa-peristiwa dalam hidupnya, bagian depan otaknya menjadi lebih aktif, sedangkan ketika ia mengingat fakta-fakta, bagian belakang otaknyalah yang lebih aktif.
Namun demikian, dalam penelitiannya yang terbaru, Tulving menemukan hubungan di antara kedua ingatan jangka panjang ini. Salah satu kemungkinannya adalah ingatan semantik berasal dari ingatan episodik. Misalnya saja jika anda ingat bahwa dua hari yang lalu anda kehujanan (ingatan episodik; peristiwa kehujanan), maka dengan sendirinya anda juga akan mengetahui bahwa dua hari yang lalu itu hujan (ingatan semantik; fakta hujan). Ini menunjukkan bahwa fakta-fakta (ingatan semantik) akan lebih mudah diingat jika kita mengingat atau menghubungkannya dengan suatu pengalaman atau peristiwa (ingatan episodik).
Ingatan episodik dan ingatan semantik memiliki perbedaan cara kerjanya dalam menyimpan dan mengorganisasikan informasi. Ingatan episodik menyimpan informasi dalam bentuk gambaran (bayangan) yang diorganisasikan berdasarkan pada kapan dan di mana peristiwa-peristiwa terjadi. Sedangkan ingatan semantik menyimpan informasi dalam dalam bentuk jaringan hubungan ide yang telah dianalisis.

Senin, 11 Februari 2013

Youme



Berawal dari pertemuan itu..  2007..
Masih segar dalam ingatan.. di kelas itu “XIC3”.., seorang lelaki berbadan kurus tinggi,mata besar,senyum lebar, tertawa riang, bermain di hadapan ku.. dan aku mengatakannya “lelaki aneh”. Tak ada hal berkesan awalnya.. hanya saja hatiku kerap mencapnya sebagai orang aneh. Ia duduk dibelakangku..
Aku tak tau mulai kapan ia memperhatikanku.., hingga suatu hari seorang yunior mengejarnya dan ingin berkenalan. Itu salah satu fansnya. Tp.. apa yang ia lakukan??,  dengan tingkah lucunya ia berani duduk di depanku dan menghadap tepat di depan wajahku..  lalu mengatakan “aku sukanya sama kam”,rasa disambar petir di siang bolong.. itu kata pertama yang ku dapat darinya... Aku tak mengerti apa maksudnya berkata demikian,ku mencoba tetap tenang dan  berfikir dia hanya bercanda dan bermain-main denganku.
Aku balik memanggil yunior itu untuk menggiringnya ke tempatku, tapi dy.. apa yang ia lakukan..??, ia berlari menuju deretang bangku belakang dan bersembunyi dibawah meja. (oh Tuhaan.. dy sungguh aneh..)
Hari demi hari, dia berusaha menarik perhatianku.., mulai dari menarik tempat duduk ku, menyembunyikan tas, menyembunyikan sepatu, menggantung tas ku ditempat yang tinggi, menungguku piket. Sampai tepat ketika kami beranjak kelas XII aku mendapat jadwal piket yang sama dengannya.., tanpa berfikir panjang aku menuduh dy sebagai pelaku yang mengatur jadwal piket itu..
“siapa lagi kalau bukan dia..” (begitu ucapku dalam hati)
Tapi jujur aku senang.. he.., setidaknya aku bisa balik mengerjainya ketika tugas piket tiba.
^_^
Waktu berlalu..
Aku diam-diam mulai tertarik padanya.. sesekali aku mencuri padang melihatnya ketika jam pelajaran, foto burung garuda pun menjadi saksi bisu apa yang terjadi antara kami berdua, kami sering saling melirik melalui kaca foto itu.. he.., tak jarang pandangan kami kadang bertemu dan aku menutupi rasa terkejutku dengan tampang galak  dan berkata..
“ngapain lihat-lihat !” lalu langsung memalingkan muka dan melirik lagi padanya..
Aku melihat ekspresinya yang terkejut lalu tersenyum melihatku berlagak galak.., he.. lucunya melihat nya tersenyum.. harus ku akui.. dy sangat mempesona dimataku, apalagi senyumnya yang dihiasi lesung pipi.. wow !!
^_^
Banyak hal yang telah dilalui, entahlah kenapa aku merasa senang dengan keberadaannya. Tapi.. dy harus menanggung kepedihan karena aku tak sendiri.. aku bersama orang lain.
Sampai suatu hari.. aku mengalami kejadian buruk, pasanganku punya niat jahat padaku. Sejak itu hubungan itu ku akhiri.
Aku menceritakan apa yang ku alami padanya.., aku tidak tau kenapa aku begitu mempercayainya dan dekat dengannya.
. . .
Hari berlalu..
Kami kian akrab, dan.. semua orang tau dia mengagumiku..
Satu kata yang ku tunggu darinya.., aku berusaha mencari waktu untuk bisa berdua.. dengan harapan dy akan menyatakannya..
Aku berusaha menunggu sebanyak waktu yang ku punya dan memancingnya untuk mau bicara.Tapi..
. . .
Aku mengakhiri kesendirian, tapi.. itu bukan kemauanku.. melainkan jebakan dari seseorang yang dy juga mengenalnya..
Lagi-lagi.. aku melukainya..
Aku menceritakan semuanya di malam tahun baru 2008. Teman-teman mengantarkannya kerumahku, dan mereka meninggalkan kami berdua agar bisa bicara.., beberapa jam lamanya kami bicara..
Jam 23.XX..  pertemuan malam itu harus di akhiri.., teman- teman menjemputnya dan mereka harus segera pergi..
. . .
Usai ujian akhir, kelas mengadakan kegiatan darmawisata perpisahan.
Hari  Jalan-jalan tiba.. dy memilih duduk tepat di depan tempat duduk ku.. dan lagi-lagi dengan keanehannya.. dia melarang siapapun duduk di sebelahnya..
Dia memandangku sepanjang perjalanan melalui jendela bus..
Ketika bus berhenti dy Mengikutiku kemana saja aku berjalan..
Perjalanan itu menyenangkan.. tapi kesenangan itu berakhir ketika kami di bebaskan untuk ke plaza.. tak disangka  aku bertemu dengan teman lelakiku sang penjebak.., sengguh tak ada rencana maupun janjian untuk bertemu hanya saja ku ingat sebelumnya aku pernah bercerita tentang darmawisata kelas dan lelaki menyebalkan itu menanyakan rute perjalanannya.. dengan polosnya aku pun menjawabnya.. aku tidak tau kalau dia akan kesitu pula..
Pertemuan itu disaksikan olehnya.. dan..
Perjalanan pulang berakhir kepedihan..
Dy menangis dalam perjalanan.. dan begitupun aku.., dy tak tau akupun terluka melihat kesedihannya.., itu diluar rencanaku..
 Sampai di rumah..
Aku mengakhiri hubunganku dengan sang penjebak gila itu.. , aku tak bisa membohongi diriku sendiri dan aku tak bisa melihat dia terluka lebih banyak lagi.
. . .
Waktu kelulusan tiba..
Kami telah dinyatakan lulus SMA , dari semenjak hari kelulusan itu.. kami tak lagi ada bertemu..
Tak lama akupun menjauhinya..
Kesedihannya terus membayang dimataku.. aku tak tau bagaimana cara dia mengobati luka dan kesedihannya melihatku bersama orang lain..
Aku memilih menjauhinya dan bersikap tidak wajar.., marah.. marah.. dan marah..
Dia berusaha menghubungiku.. dan ia menyatakan perasaannya padaku..
Aku merasa begitu sakit menerima kenyataan “kenapa sekarang, kenapa disaat terpisah, kenapa disaat aku telah menyakitinya..”
3th lamanya aku tak ramah padanya, dengan 1th terakhir kami tidak berkomunikasi sama sekali
~_~
Dalam waktu itu ada kisah dalam hidupku.., aku berhenti dari perkuliahan padahal baru 1bln mengecap bangku kuliah. lulus tes dan diterima di perguruan tinggi negri.. , awalnya aku begitu puas dengan hasil yang ku dapat, tetapi sesuatu mengubah jalan hidup dan fikiranku.Aku tak sanggup bertahan dan melepas genggamanku.
Tahun 2009 aku mendaftar masuk ke universitas swasta dan lulus, aku mulai perkuliahanku kembali di universitas yang baru.
Tak ku sangka.. langkahku menuntunku kembali padanya..
Kampusku berdekatan dengan kampusnya, tempat tinggalku dekat dengan tempat tinggalnya..
Kami dipertemukan kembali..
. . .
Aku tak percaya dengan apa yang ku alami, dunia terasa begitu sempit.., aku tak pernah berfikir dipertemukan lagi dengannya. Tapi begitulah kenyataannya..
Awalnya aku yakin itu hanya kebetulan dan ku merasa tak mungkin akan dekat kembali seperti ketika di kelas dulu..
Tapi.. dugaanku salah
Ia mencoba kembali mendekatiku.., bahkan tanpa sengaja arah dan jalan yang kita lalui pun sama. Dan dy bisa menemukanku di tengah keramaian pasar ibu kota ketika ia mencariku..
. . .
Komunikasi kembali terjalin di akhir 2010 (10-12-2010). Dan.. disitu awal kami menjajaki hubungan serius..
. . .
Awal tahun 2012 ia wisuda..
Kami masih bersama.. , dan aku.. aku pindah kuliah di tahun itu ke sekolah tinggi..
Awalnya ia tak begitu mendukung,takut aku akan bertemu lelaki lain dan mengkhianatinya, tapi.. justru pindahnya aku membuat kami sering bertemu dan melakukan petualangan dan napak tilas serta Wisata kuliner bersama. Kami mengikat hubungan ini dengan sepasang cincin perak, ini adalah cincin tanda keseriusan dari hubungan ini.
Hubungan kian mendalam, tepat idul adha di tahun itu ia beranikan diri bertemu kedua orang tuaku..
Kian erat.. dan dekat..
. . .
Antara kami kerap diwarnai percekcokan.. dy tak begitu rela aku punya banyak mantan.., dy begitu tidak menyukainya hingga berakhir dengan kata-kata cacian darinya untuk ku dan menganggap aku tak sebaik dirinya yang lebih utuh tanpa pernah ada hubungan dengan lawan jenis dulunya.
Percekcokan kian tajam..
Aku semakin mengenalnya.. ia tergolong pria posesif dengan tingkat cemburu melebihi batas normal..  hingga sering memiliki rasa curiga dan khawatir yang berlebihan terhadap pasangannya. Apa lagi pasangannya ini memang cantik seperti bidadari hehehe.. kePDan..
. . .
Tp..
Tak butuh waktu lama untuk kembali berbaikan hanya beberapa jam..  sudah saling rindu..
Terkadang.. tak selamanya mulut butuh bicara untuk meluruskan semuanya.. hatipun bisa melakukannya dengan caranya sendiri..
(namanya juga belahan jiwa.. ya kan ya kan..?)

Ya.. sifat posesifnya kerap membuat emosi ku meledak-ledak lantaran selalu dicurigai dan diomeli.. tapi.. entahlah ku merasa butuh dengan sifatnya itu dan ku tetap bahagia berada disisinya dengan segala kelebihan posesif yang ia miliki.. he.. (aku mengatakan itu kelebihannya karena hal itu yang membuatku lebih aman dan nyaman bersamanya..
Dy sungguh unik.. Aku menyukainya..
..............................................................
Lalu..
Pertanyaannya..
Kemana hubungan ini akan berakhir..?