Senin, 11 Februari 2013

Youme



Berawal dari pertemuan itu..  2007..
Masih segar dalam ingatan.. di kelas itu “XIC3”.., seorang lelaki berbadan kurus tinggi,mata besar,senyum lebar, tertawa riang, bermain di hadapan ku.. dan aku mengatakannya “lelaki aneh”. Tak ada hal berkesan awalnya.. hanya saja hatiku kerap mencapnya sebagai orang aneh. Ia duduk dibelakangku..
Aku tak tau mulai kapan ia memperhatikanku.., hingga suatu hari seorang yunior mengejarnya dan ingin berkenalan. Itu salah satu fansnya. Tp.. apa yang ia lakukan??,  dengan tingkah lucunya ia berani duduk di depanku dan menghadap tepat di depan wajahku..  lalu mengatakan “aku sukanya sama kam”,rasa disambar petir di siang bolong.. itu kata pertama yang ku dapat darinya... Aku tak mengerti apa maksudnya berkata demikian,ku mencoba tetap tenang dan  berfikir dia hanya bercanda dan bermain-main denganku.
Aku balik memanggil yunior itu untuk menggiringnya ke tempatku, tapi dy.. apa yang ia lakukan..??, ia berlari menuju deretang bangku belakang dan bersembunyi dibawah meja. (oh Tuhaan.. dy sungguh aneh..)
Hari demi hari, dia berusaha menarik perhatianku.., mulai dari menarik tempat duduk ku, menyembunyikan tas, menyembunyikan sepatu, menggantung tas ku ditempat yang tinggi, menungguku piket. Sampai tepat ketika kami beranjak kelas XII aku mendapat jadwal piket yang sama dengannya.., tanpa berfikir panjang aku menuduh dy sebagai pelaku yang mengatur jadwal piket itu..
“siapa lagi kalau bukan dia..” (begitu ucapku dalam hati)
Tapi jujur aku senang.. he.., setidaknya aku bisa balik mengerjainya ketika tugas piket tiba.
^_^
Waktu berlalu..
Aku diam-diam mulai tertarik padanya.. sesekali aku mencuri padang melihatnya ketika jam pelajaran, foto burung garuda pun menjadi saksi bisu apa yang terjadi antara kami berdua, kami sering saling melirik melalui kaca foto itu.. he.., tak jarang pandangan kami kadang bertemu dan aku menutupi rasa terkejutku dengan tampang galak  dan berkata..
“ngapain lihat-lihat !” lalu langsung memalingkan muka dan melirik lagi padanya..
Aku melihat ekspresinya yang terkejut lalu tersenyum melihatku berlagak galak.., he.. lucunya melihat nya tersenyum.. harus ku akui.. dy sangat mempesona dimataku, apalagi senyumnya yang dihiasi lesung pipi.. wow !!
^_^
Banyak hal yang telah dilalui, entahlah kenapa aku merasa senang dengan keberadaannya. Tapi.. dy harus menanggung kepedihan karena aku tak sendiri.. aku bersama orang lain.
Sampai suatu hari.. aku mengalami kejadian buruk, pasanganku punya niat jahat padaku. Sejak itu hubungan itu ku akhiri.
Aku menceritakan apa yang ku alami padanya.., aku tidak tau kenapa aku begitu mempercayainya dan dekat dengannya.
. . .
Hari berlalu..
Kami kian akrab, dan.. semua orang tau dia mengagumiku..
Satu kata yang ku tunggu darinya.., aku berusaha mencari waktu untuk bisa berdua.. dengan harapan dy akan menyatakannya..
Aku berusaha menunggu sebanyak waktu yang ku punya dan memancingnya untuk mau bicara.Tapi..
. . .
Aku mengakhiri kesendirian, tapi.. itu bukan kemauanku.. melainkan jebakan dari seseorang yang dy juga mengenalnya..
Lagi-lagi.. aku melukainya..
Aku menceritakan semuanya di malam tahun baru 2008. Teman-teman mengantarkannya kerumahku, dan mereka meninggalkan kami berdua agar bisa bicara.., beberapa jam lamanya kami bicara..
Jam 23.XX..  pertemuan malam itu harus di akhiri.., teman- teman menjemputnya dan mereka harus segera pergi..
. . .
Usai ujian akhir, kelas mengadakan kegiatan darmawisata perpisahan.
Hari  Jalan-jalan tiba.. dy memilih duduk tepat di depan tempat duduk ku.. dan lagi-lagi dengan keanehannya.. dia melarang siapapun duduk di sebelahnya..
Dia memandangku sepanjang perjalanan melalui jendela bus..
Ketika bus berhenti dy Mengikutiku kemana saja aku berjalan..
Perjalanan itu menyenangkan.. tapi kesenangan itu berakhir ketika kami di bebaskan untuk ke plaza.. tak disangka  aku bertemu dengan teman lelakiku sang penjebak.., sengguh tak ada rencana maupun janjian untuk bertemu hanya saja ku ingat sebelumnya aku pernah bercerita tentang darmawisata kelas dan lelaki menyebalkan itu menanyakan rute perjalanannya.. dengan polosnya aku pun menjawabnya.. aku tidak tau kalau dia akan kesitu pula..
Pertemuan itu disaksikan olehnya.. dan..
Perjalanan pulang berakhir kepedihan..
Dy menangis dalam perjalanan.. dan begitupun aku.., dy tak tau akupun terluka melihat kesedihannya.., itu diluar rencanaku..
 Sampai di rumah..
Aku mengakhiri hubunganku dengan sang penjebak gila itu.. , aku tak bisa membohongi diriku sendiri dan aku tak bisa melihat dia terluka lebih banyak lagi.
. . .
Waktu kelulusan tiba..
Kami telah dinyatakan lulus SMA , dari semenjak hari kelulusan itu.. kami tak lagi ada bertemu..
Tak lama akupun menjauhinya..
Kesedihannya terus membayang dimataku.. aku tak tau bagaimana cara dia mengobati luka dan kesedihannya melihatku bersama orang lain..
Aku memilih menjauhinya dan bersikap tidak wajar.., marah.. marah.. dan marah..
Dia berusaha menghubungiku.. dan ia menyatakan perasaannya padaku..
Aku merasa begitu sakit menerima kenyataan “kenapa sekarang, kenapa disaat terpisah, kenapa disaat aku telah menyakitinya..”
3th lamanya aku tak ramah padanya, dengan 1th terakhir kami tidak berkomunikasi sama sekali
~_~
Dalam waktu itu ada kisah dalam hidupku.., aku berhenti dari perkuliahan padahal baru 1bln mengecap bangku kuliah. lulus tes dan diterima di perguruan tinggi negri.. , awalnya aku begitu puas dengan hasil yang ku dapat, tetapi sesuatu mengubah jalan hidup dan fikiranku.Aku tak sanggup bertahan dan melepas genggamanku.
Tahun 2009 aku mendaftar masuk ke universitas swasta dan lulus, aku mulai perkuliahanku kembali di universitas yang baru.
Tak ku sangka.. langkahku menuntunku kembali padanya..
Kampusku berdekatan dengan kampusnya, tempat tinggalku dekat dengan tempat tinggalnya..
Kami dipertemukan kembali..
. . .
Aku tak percaya dengan apa yang ku alami, dunia terasa begitu sempit.., aku tak pernah berfikir dipertemukan lagi dengannya. Tapi begitulah kenyataannya..
Awalnya aku yakin itu hanya kebetulan dan ku merasa tak mungkin akan dekat kembali seperti ketika di kelas dulu..
Tapi.. dugaanku salah
Ia mencoba kembali mendekatiku.., bahkan tanpa sengaja arah dan jalan yang kita lalui pun sama. Dan dy bisa menemukanku di tengah keramaian pasar ibu kota ketika ia mencariku..
. . .
Komunikasi kembali terjalin di akhir 2010 (10-12-2010). Dan.. disitu awal kami menjajaki hubungan serius..
. . .
Awal tahun 2012 ia wisuda..
Kami masih bersama.. , dan aku.. aku pindah kuliah di tahun itu ke sekolah tinggi..
Awalnya ia tak begitu mendukung,takut aku akan bertemu lelaki lain dan mengkhianatinya, tapi.. justru pindahnya aku membuat kami sering bertemu dan melakukan petualangan dan napak tilas serta Wisata kuliner bersama. Kami mengikat hubungan ini dengan sepasang cincin perak, ini adalah cincin tanda keseriusan dari hubungan ini.
Hubungan kian mendalam, tepat idul adha di tahun itu ia beranikan diri bertemu kedua orang tuaku..
Kian erat.. dan dekat..
. . .
Antara kami kerap diwarnai percekcokan.. dy tak begitu rela aku punya banyak mantan.., dy begitu tidak menyukainya hingga berakhir dengan kata-kata cacian darinya untuk ku dan menganggap aku tak sebaik dirinya yang lebih utuh tanpa pernah ada hubungan dengan lawan jenis dulunya.
Percekcokan kian tajam..
Aku semakin mengenalnya.. ia tergolong pria posesif dengan tingkat cemburu melebihi batas normal..  hingga sering memiliki rasa curiga dan khawatir yang berlebihan terhadap pasangannya. Apa lagi pasangannya ini memang cantik seperti bidadari hehehe.. kePDan..
. . .
Tp..
Tak butuh waktu lama untuk kembali berbaikan hanya beberapa jam..  sudah saling rindu..
Terkadang.. tak selamanya mulut butuh bicara untuk meluruskan semuanya.. hatipun bisa melakukannya dengan caranya sendiri..
(namanya juga belahan jiwa.. ya kan ya kan..?)

Ya.. sifat posesifnya kerap membuat emosi ku meledak-ledak lantaran selalu dicurigai dan diomeli.. tapi.. entahlah ku merasa butuh dengan sifatnya itu dan ku tetap bahagia berada disisinya dengan segala kelebihan posesif yang ia miliki.. he.. (aku mengatakan itu kelebihannya karena hal itu yang membuatku lebih aman dan nyaman bersamanya..
Dy sungguh unik.. Aku menyukainya..
..............................................................
Lalu..
Pertanyaannya..
Kemana hubungan ini akan berakhir..?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar