Sabtu, 05 Januari 2013

Konsep Dasar Psikologi Umum


1.      Pengertian Psikologi
“Psikologi” berasal dari perkataan Yunani “psyche” yang artinya jiwa,dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologi (menurut arti kata) psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa,baik mengenai macam-macam gejalanya,prosesnya maupun latar belakangnya. Dengan singkat disebut ilmu jiwa.
            Antara nyawa dan jiwa berbeda,nyawa merupakan daya jasmaniah yang adanya tergantung pada hidup jasmani dan menimbulkan perbuatan badaniah.Sedangkan jiwa adalah daya hidup rohaniah yang bersifat abstrak,yang menjadi penggerak dan pengatur bagi sekalian perbuatan-perbuatan pribadi.
            Secara umum psikologi diartikan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia.Atau ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala jiwa manusia. Berikut pengertian menurut pendapat para ahli :
a.      Dr.Singgih Dirgagunarsa,psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia.
b.      Plato dan Aristoteles,berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
c.       John Broadus Watson,memandang psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku tampak (lahiriah) dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsang dan jawaban (respons).
d.      Wilhelm Wundt,tokoh psikologi eksperimental berpendapat bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul dalam diri manusia,seperti perasaan panca indra,pikiran,merasa (feeling) dan kehendak.
e.      Woodworth dan Marquis,psikologi ialah ilmu pengetahuan yang mempelajari aktifitas individu dari sejak masih dalam kandungan sampai meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar.
f.        Knight dan Knight,”psychology may be defined as the systematic study of experience and behavior human and animal,normal and abnormal,individual and social.”
g.      Hilgert,”Psychology may be defined as the science that studies the behavior of men and other animals”.
h.      Ruch,”Psychology is sometimes defined as the study of man,but this definition is too broad. The truth is that psychology is partly biological science and partly a social science,overlapping these two major areas and relating them each other”
i.        Richard Mayer,psikologi merupakan analisis mengenai proses,mental,struktur daya ingat untuk memahami prilaku manusia.
j.        Awal abad ke-20 M.c Dougall merumuskan defenisi psikologi: Psychologi is the science of human behavior.
k.       Menurut Cliffod T.Morgan dkk. (1984:4) : menyatakan  Psychology is the science of human and animal behavior atau psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.
l.        Edwin G. Borring dan Herbart S. Langfeld : Psikologi adalah study tentang hakekat manusia.
m.    Menurut Garden Murphy : Psikologi adalah ilmu yang mempelajari respon yang diberikan oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya.
Dari pengertian di atas dapat difahami bahwa,psikologi adalah ilmu pengetahuan yang bersifat ilmiah yang mempelajari kejiwaan manusia yang dipelajari dari gejala-gejala tingkah laku yang dipengaruhi oleh factor diri pribadi dan factor luar diri (lingkungan).

2.      Manfaat mempelajari psikologi
a.      Dengan mempelajari psikologi orang akan mengetahui fakta-fakta dan prinsip-prinsip mengenai tingkah laku manusia. Ini penting untuk mengetahui kehidupan jiwa manusia,terlebih dahulu orang harus mengetahui tingkah lakunya.
b.      Untuk memahami diri sendiri. Dengan mempelajari psikologi,sedikit banyaknya orang akan mengetahui kehidupan jiwanya sendiri,baik segi pengenalan,perasaan,kehendak maupun tingkah laku lainnya. Pengetahuan terhadap diri sendiri ini sangat perlu sebab orang yang tidak mengetahui diri sendiri tidak akan dapat menyesuaikan dirinya dengan baik kepada orang-orang lain dan dirinya sendiri.
c.       Dengan mengetahui jiwanya dan memahami dirinya itu maka orang dapat menilai dirinya sendiri. Evaluasi terhadap diri sendiri ini perlu agar dapat diketahui apakah diri ini wajar atau tidak. Kalau ternyata tidak wajar,maka dapat diselidiki faktor-faktor yang  menjadi penyebabnya. Apabila sudah diketahui sebab-sebabnya maka dapat diusahakan segera untuk diperbaiki agar dapat normal kembali.
d.      Pengenalan dan pemahaman terhadap jiwa sendiri merupakan bahan yang sangat penting untuk dapat memahami kehidupan jiwa orang lain. Pemahaman akan diri sendiri dan  orang lain akan memungkinkan individu dapat meramalkan tingkah laku orang. Jadi psikologi yang dimiliki dapat memiliki sikap kritis terhadap tindakan yang akan dilakukan,agar tidak terjadi gejolak psikis yang tidak menguntungkan,baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
e.      Dengan bekal pengetahuan psikologi juga dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai/memeriksa tingkah laku normal,sehingga dapat diketahui apakah tingkah laku seseorang itu sesuai dengan tingkat kewajaran/kenormalannya  

3.      Ruang lingkup psikologi
Ditinjau dari segi objek penyelidikan,psikologi dapat dibedakan dalam dua golongan yang besar,yaitu:
a.      Psikologi yang menyelidiki dan mempelajari manusia.
b.      Psikologi yang menyelidiki dan mempelajari hewan,yang umumnya lebih tegas disebut psikologi hewan.
Psikologi yang berobjek manusia membedakan adanya psikologi yang bersifat umum dan psikologi yang bersifat khusus.
Psikologi umum objeknya merupakan kegiatan-kegiatan atau aktivitas psikis manusia pada umumnya yang dewasa,yang normal dan yang beradab (ber-kultur).Psikologi umum berusaha mencari dalil-dalil yang bersifat umum daripada kegiatan atau aktifitas psikis. Psikologi umum memandang manusia seakan-akan terlepas dalam hubungannya dengan manusia lain (Bimo Walgito,2004:23)
Sedangkan psikologi khusus ialah psikologi yang menyelidiki dan mempelajari segi-segi kekhususan dari aktivitas psikis manusia.
Psikologi khusus ada bermacam-macam diantaranya :
1)      Psikologi perkembangan,membicarakan perkembangan psikis manusia dari masa bayi sampai tua,yang mencakup : Psikologi anak,psikologi puber atau adolesensi (psikologi pemuda),psikologi orang dewasa,psikologi orang tua.
2)      Psikologi social,khusus membicarakan tentang tingkah-laku atau aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi social.
3)      Psikologi pendidikan,khusus menguraikan kegiatan-kegiatan atau aktivitas manusia dalam hubungannya dengan situasi pendidikan.
4)      Psikologi kepribadian dan tipologi,khusus menguraikan tentang struktur pribadi manusia,mengenai tipe-tipe kepribadian manusia.
5)      Psikopatologi,khusus menguraikan mengenai,keadaan psikis yang tidak normal (abnormal).
6)      Psikologi kriminil,khusus berhubungan dengan soal kejahatan atau kriminalitas.
7)      Psikologi perusahaan,khusus berhubungan dengan soal-soal perusahaan.

Ruang lingkup psikologi ,ditinjau dari sifat objeknya terbagi atas :
a)      Psikologi nyata,berhubungan dengan hal-hal yang nyata yang dapat ditangkap oleh indra manusia sebagai gambaran jiwa yang dimilikinya.
b)      Psikologi gaib,objek psikologi yang berhubungan dengan masalah-masalah kebatinan yang disebut dengan psikologi para normal,di mana sikap,tingkah laku, nasib,jodoh dan sebagainya dapat ditentukan melalui cirri-ciri fisik yang dimiliki oleh seseorang,seperti guratan tangan,besar kepala dan lebar dahi.

Ruang lingkup psikologi dari segi penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari atau dasar kemanfaatannya terdiri atas :
a)      Psikologi teoritis,hanya digunakan dalam pengertian ilmiah murni (pure science).Psikologi teoritis mempelajari gejala-gejala psikis demi gejala itu sendiri.
b)      Psikologi praktis,psikologi teoritis yang dikembangkan menjadi psikologi praktis dan psikologi yang langsung dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang termasuk psikologi praktis ialah :
1.      Psikologi tekhnik, diterapkan dalam bidang tekhnologi industry.
2.      Psikologi pendidikan
3.      Psikologi pastoral,untuk member bimbingan kejwaan.
4.      Psikologi kriminal
5.       Psikologi medis

Ruang lingkup psikologi ditinjau dari azas penyelidikannya,terdiri atas :
a.      Psikologi filsafat,dalam proses kerjanya berusaha mengkaji secara lebih dalam tentang tentang hakikat jiwa manusia,bagaimana wujudnya,kemana perginya setelah manusia itu mati.
b.      Psikologi daya,azas  penyelidikan psikologi berdasarkan daya atau kemampuan jiwa manusia.
c.       Psikologi asosiasi,penyelidikan psikologi yang berasaskan pada tanggapan,tanggapan manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar